ANALISIS SISTEM (TUGAS RANGKUMAN)
SISTEM dan ANALISIS SISTEM
Dalam
menentukan konsep suatu sistem terdapat 2 pendekatan yaitu:
1. 1.Menekankan
pada prosedurnya
2. 2. Menekankan
pada komponennya.
Menurut Jerry Fitzgerald, Warren D. Stalling, suatu sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran tertentu
Menurut
Richard, suatu prosedur adalah suatu urut-urutan operasi klerikel (tulis
menulis), biasanya melibatkan beberapa orang di dalam satu atau lebih departemen,
yang diterapkan untuk menjamin penanganan yang seragam dari transaksi-transaksi
bisnis yang terjadi.
2. Jerry Fitzgerald, Ardra F. Fitzgerald, Warren D. Stalling
Suatu
prosedur adalah urut-urutan yang tepat dari tahapan-tahapan instruksi yang
menerangkan apa (what) yang harus dikerjakan, siapa (who) yang mengerjakan,
kapan (when) dikerjakan dan bagaimana (how) mengerjakannya.
3. Menurut Ida Nuraida (2008:35), “Prosedur adalah urutan langkah-langkah (atau pelaksanaan-pelaksanaan pekerjaan), di mana pekerjaan tersebut dilakukan, berhubungan dengan apa yang dilakukan, bagaimana melakukannya, bilamana melakukannya, di mana melakukannya, dan siapa yang melakukannya.”
ANALISIS SISTEM
Sistem
analis merupakan individu kunci dalam proses pengembangan sistem. Sistem analis
mempelajari/mengidentifikasi masalah dan kebutuhan dari organisasi untuk
menentukan bagaimana orang, data, proses, komunikasi dan teknologi informasi
dapat meningkatkan pencapaian bisnis.
Sebutan
lain untuk analis sistem ini adalah analis informasi (information analyst),
analis bisnis (business analyst), perancang sistem (systems designer),
konsultan sistem (systems consultant) dan ahli teknik sistem (systems
engineer).
Analisis
sistem sangat bergantung pada teori sistem umum sebagai sebuah landasan
konseptual. Terdapat banyak pendekatan untuk analisis sistem dan pada dasarnya
semunya mempunyai tujuan yang sama, yaitu memahami sistem yang rumit kemudian
melakukan modifikasi dengan beberapa cara. Tujuannya adalah untuk memperbaiki
berbagai fungsi di dalam sistem agar lebih efisien, untuk mengubah sasaran
sistem, untuk mengganti output, untuk mencapai tujuan yang sama dengan
seperangkat input yang lain atau untuk melakukan beberapa perbaikan serupa.
Tujuan dari analisis sistem adalah | memahami, memodifikasi dan menjadikan suatu data menjadi lebih baik. |
PROGRAMER vs ANALIS SISTEM
|
PROGRAMMER |
ANALISIS SISTEM |
|
Bertanggung jawab terbatas pada pembuatan program |
Tidak terbatas pada pembuatan
program, melainkan sistem secara keseluruhan |
|
Pengetahuan cukup terbatas pada teknologi komputer,
sistem, utilities, Bahasa pemrograman yang diperlukan |
Pengetahuan harus luas, tidak terbatas teknologi komputer,
tetapi pada bidang aplikasi yang sedang ditangani |
|
Pekerjaan programmer sifatnya teknis, mengharuskan
ketepatan dalam pembuatan instruksi program |
Pekerjaanya analis sistem pada pembuatan program terbatas
pada pemecahan masalah secara garis besar |
|
Pekerjaannya tidak menyangkut hubungan dengan banyak
orang, terbatas antara pemrogram dan analis sistem yang telah memberikan
hasil analisa dan perancangan (spesfikasi) dari program yang dikembangkan |
Pekerjaan analisis sistem melibatkan hubungan banyak
orang, tiak terbatas pada sesame analis sistem, melainkan pemakai, hingga
level manajer. |
Pemrogram (programmer) adalah orang yang menulis kode
program untuk suatu aplikasi tertentu berdasarkan hasil analisis dan
perancangan yang telah dibuat oleh analis sistem. Akan tetapi ada analis sistem
yang melakukan tugas-tugas seperti pemrogram dan sebaliknya ada juga pemrogram
yang melakukan tugas-tugas yang dilakukan oleh analis sistem.
Orang yang melakukan tugas baik sebagai analis sistem maupun
pemrogram disebut analis/pemrogram (analyst/programmer) atau pemrogram/analis
(programmer/analyst). Tugas dan tanggungjawab analis sistem dan pemrogram
berbeda.
SKILL ANALIS SISTEM
Keahlian analisa
· 1. Memahami organisasi
· 2. Keahlian memecahkan masalah
· 3. Pemahaman sistem, untuk melihat organisasi dan
sistem informasi sebagai sebuah sistem.
Keahlian teknis.
· 1. Memahami potensi dan limitasi dari suatu
teknologi
· 2. Keahlian penggunaan alat dan teknik pengembangan
perangkat lunak serta ahli dalam menggunakan komputer
Keahlian Managerial
· 1. Kemampuan untuk mengatur proyek, sumber daya
· 2. resiko dan perubahan
interpersonal skill. sebagai suatu kemampuan ataupun ketrampilan milik seseorang untuk mengenal, menghadapi dan berkomunikasi atau interaksi dengan pihak lain.
Pengetahuan tentang bisnis secara umum. Aplikasi
bisnis merupakan aplikasi yang sekarang paling banyak diterapkan, maka analis
sistem harus mempunyai pengetahuan tentang ini.
Pengetahuan tentang metode kuantitatif. Dalam
membangun model-model aplikasi, analis sistem banyak menggunakanmetode-metode
kuantitatif, seperti : pemrograman linier (linier programming), pemrograman
dinamik (dynamic programming), regresi (regresion), network, pohon keputusan
(decision tree), trend, simulasi dan lain sebagainya.
Sistem Analis memiliki beberapa tanggung jawab diantaranya :
Pengambilan
data yang efektif dari sumber bisnis
Aliran
data menuju ke komputer
Pemrosesan
dan penyimpanan data dengan komputer
Aliran
dari informasi yang berguna kembali ke proses bisnis dan penggunanya
FUNGSI SISTEM ANALIS
1. Mengidentifikasikan masalah-masalah dari pemakai / user.
2. Menyatakan secara spesifik sasaran yang harus dicapai
untuk memenuhi kebutuhan user.
3. Memilih alternatif-alternatif metode pemecahan masalah.
4. Merencanakan dan menerapkan rancangan sistemnya sesuai dengan permintaan user.
2. Understand (Memahami kerja sistem).
3. Analyze (Menganalisa kelemahan sistem).
4. Report (Membuat laporan hasil kerja sistem). Tujuan utama dari penyerahan hasil report/laporan pada manajemen adalah sebagai berikut :
- Pelaporan
bahwa analisis telah selesai dilakukan
- Meluruskan
kesalah-pengertian mengenai apa yangtelah ditemukan dan dianalisis oleh
analis sistem tetapi tidak sesuai menurut manajemen
- Meminta
pendapat-pendapat dan saran-saran daripihak manajemen
- Meminta
persetujuan kepada pihak manajemenuntuk melakukan tindakan selanjutnya
(dapat berupa meneruskan ke tahap desain sistem atau menghentikan proyek
bila dipandang tidak layak lagi)
Komentar
Posting Komentar